Asuransi Kehilangan Laba untuk perlindungan pendapatan selama gangguan usaha.
Kerusakan bangunan atau mesin tidak hanya menimbulkan biaya perbaikan, tetapi juga dapat menghentikan operasional usaha secara total. Dampaknya bisa berupa kehilangan omzet, gangguan arus kas, hingga kesulitan memenuhi kewajiban finansial seperti gaji karyawan dan pembayaran cicilan.
Business Interruption Insurance memberikan perlindungan terhadap kehilangan laba dan biaya operasional tetap selama periode pemulihan akibat risiko yang dijamin polis properti. Asuransi ini membantu bisnis tetap bertahan hingga operasional kembali normal.
Business Interruption Insurance (BI) atau Asuransi Gangguan Usaha adalah polis yang memberikan ganti rugi atas kehilangan pendapatan akibat gangguan operasional bisnis. Trigger klaim adalah kerusakan fisik pada properti yang dijamin oleh polis utama seperti Property All Risk atau Industrial All Risk.
Asuransi ini sangat penting karena meskipun biaya perbaikan bangunan atau mesin dapat diganti oleh polis properti, kerugian pendapatan selama periode pemulihan tidak akan diganti tanpa BI Insurance. Banyak bisnis yang mampu memperbaiki fasilitas fisik, namun gagal bertahan karena kehilangan pendapatan terlalu lama.
Ganti rugi pendapatan yang hilang selama periode gangguan usaha
Gaji karyawan, sewa gedung, cicilan yang tetap berjalan
Increased cost of working untuk mempercepat operasional
Perlindungan berlaku hingga usaha kembali normal
Ganti rugi atas pendapatan yang seharusnya diterima jika tidak terjadi gangguan usaha. Dihitung berdasarkan proyeksi penjualan dikurangi biaya variabel.
Biaya yang tetap harus dibayar meskipun usaha tidak beroperasi, seperti gaji karyawan, sewa gedung, asuransi, dan cicilan pinjaman.
Biaya tambahan yang dikeluarkan untuk mempercepat pemulihan operasional, seperti sewa lokasi sementara, rental peralatan pengganti, atau lembur karyawan.
Biaya profesional seperti akuntan publik untuk menyiapkan dan memverifikasi klaim Business Interruption.
Business Interruption umumnya menjadi perluasan dari polis properti utama. Polis ini tidak berdiri sendiri karena trigger-nya adalah kerusakan fisik pada properti:
Banyak bisnis mampu memperbaiki bangunan atau mesin yang rusak, tetapi tidak mampu menanggung kehilangan pendapatan selama berbulan-bulan pemulihan. Statistik menunjukkan bahwa sejumlah besar bisnis yang mengalami bencana besar tidak pernah pulih, bukan karena biaya perbaikan, tetapi karena kerugian pendapatan yang tidak dapat ditanggung.
Bisnis tidak pulih setelah bencana besar
Rata-rata waktu pemulihan operasional
Bisnis tanpa BI gagal dalam 3 tahun
Kami membantu menghitung nilai pertanggungan yang tepat berdasarkan laporan keuangan dan proyeksi usaha Anda.
WhatsApp: 0813-1556-592Rio Mardiansyah - Insurance Broker